Qayyidul 'ilma bil kitaabah

you can change all things for the better when you change your self for the better

Tampilkan postingan dengan label nice. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nice. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2012

makna kesabaran

"apa yang kau lakukan akan kembali padamu" *lagi

Jika emosimu digugah, adrenalin mulai bekerja, membakar jiwa hingga membara.
sabar!!!

jika kau merasa tak tahan dengan suatu keadaan, lebih baik tinggalkan, cari suasana baru yang lebih nyaman!!!
tak ada gunanya marah, ambillah air wudhu, lalu dirikanlah shalat 2 rakaat. sebut saja shalat sunnah wudhu ^^

Ya ALLAH berikanlah aku kesabaran dan bantu aku meningkatkan kesabaranku, aamiiin

"sesungguhnya ALLAH bersama orang2 yang sabar"



the secret of "kesabaran"

namanya juga secret --> ya rahasia dong,.
berarti rahasia dibalik kesabaran hanya akan bisa dirasakan oleh orang2 yang sabar!!!

Yuuuk yang sabar teman, biar Allah sayang kita :)
dan kita jadi orang pilihan karna jadi tahu satu rahasia, rahasia "kesabaran"

Kamis, 26 Januari 2012

Bersegeralah



Sahabat, “tiada kata terlambat untuk sebuah perubahan diri”
Ya, begitulah sebuah kalimat yang pernah ku dengar dan pernah aku catat kembali dan sampai sekarang masih tertempel di salah satu bagian dinding kamarku. Dan kalimat itu juga yang sering aku ucapkan kepada temanku yang membutuhkannya.
Walaupun sudah terlambat rasanya, walaupun sudah tertinggal jauh, dan walupun pikiranmu membatasimu tuk bergerak
Ya, begitulah sebuah kalimat yang pernah ku dengar dan pernah aku catat kembali dan sampai sekarang masih tertempel di salah satu bagian dinding kamarku. Dan kalimat itu juga yang sering aku ucapkan kepada temanku yang membutuhkannya.
Walaupun sudah terlambat rasanya, walaupun sudah tertinggal jauh, dan walupun pikiranmu membatasimu tuk bergerak, berjalan, apalagi berlari. Yaaa berlari teman!
Kau masih punya kaki yang bisa melambungkan seluruh tubuhmu beserta isinya untuk melompat lebih tinggi dan berlari lebih jauh lagi. Bukan tak mungkin,

“jika pintu kebaikan terbuka di depan matamu maka bersegeralah memasukinya karna kamu tidak tahu kapan pintu itu akan tertutup. Yang perlu kamu tahu adalah kamu tidak boleh terlambat memasukinya apalagi sampai tidak sempat masuk”

kau punya kekuatan kawanku, apakah berbeda seorang penumpang bus yang duduk di berdiri di depan pintu bus dengan yang duduk di belakang supir dalam sebuah bus kota?
Mungkin iya, tapi….
Ada tapinya, tidak selamanya perbedaannya akan seperti itu. Saat satu penumpang bus telah sampai tujuan dan segera keluar, apakah ada kesempatan untuk orang yang berdiri di depan pintu untuk menggantikan tempat duduk orang yang telah duluan turun? Exactly,..

Ya, begitulah analogi yang dapat aku berikan kawan ^^
Walaupun dirasa kurang tepat, namun semoga bisa kau ambil manfaatnya.
Aku senang mendengar kau bercerita, aku senang dengan “ketidaknyamananmu” dengan apa yang kau rasa saat ini, karna lku berharap “ketidaknyamanmu” saat ini lah yang akan membawamu ke jalan yang lebih baik lagi. Tentunya kepada kebaikan hakiki yang takkan pergi lagi.

Ku doakan semoga dirimu segera diberi “sesuatu” oleh ALLAH J
Terimakasih telah menjadi inspirasiku teman, semoga aku, kamu, keluargaku, semua muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat sekarang, dulu dan nanti dan kita semua bisa berkumpul di tempat yang lebih indah lagi. Aamiiin aamiiin aamiiin yaa Rabb ^^

With ALLAH SWT J

Pipit,
Padang, 26 Januari 2012
7:59

Rabu, 20 Juli 2011

uang jajan


Pernahkah kau meminta uang jajan pada orangtuamu?
Aku rasa banyak dari orang akan menjawabnya dengan “pernah”
Begitupun dengan aku

Setiap pagi kita selalu minta jajan sebelum berangkat ke sekolah,
Dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekola menengah bahkan sampai kuliah
Minta uang jajan boleh dibilang adalah rutinitas yang kita lakukan setiap hari, bahkan ada yang intensnya lebih tinggi, dalam sehari bisa lebih dari sekali minta uang pada orangtua, apakah kau juga begitu?
Mungkin

Lalu, pernahkah orangtuamu menolak saat kau meminta?
Sesekali itu pernah terjadi, ntah itu disebabkan orangtuamu yang sedang tidak ada uang, ntah karna engkau meminya dengan cara yang salah, atau orangtuamu sedang dalam keadaan emosi yang tidak bagus, atau entah entah yang lainnya
Namun setelah itu, jika kau sangat mumbutuhkannya, yakinlah, kau takkan menunggu lama
Aku yakin kau lebih tahu apa yang harus kau lakukan jika menghadapi situasi situasi di atas

Jika orangtuamu sedang tak punya cukup uang, mereka akan mengusahakan untuk anaknya secepat mungkin, mungkin bekerja lebih keras lagi agar dapat lebih banyak uang, mungkin pinjam ke tempat kerja, mungkin juga pinjam dulu ke tetangga
Jika kau meminta dengan cara yang salah, kau tentu akan segera meminta maaf dan mengubah sikap menjadi lebih santun dan manja
Jika orangtuamu sedang dalam keadaan emosi yang tidak bagus? Hmmm,, aku rasa masing-masing kita punya tips dan trik yang berbeda

Lain lagi jika kita melemparkan ke rumah-rumah mewah bertingkat di seberang sana,
Setiap anak akan diberi tanpa meminta, mereka yang hampir tiap bulan ditinggal bekerja orangtua ke luar negeri atau orangtua yang sibuk di kantor dari siang hingga malam
Untuk apa? Tentu sebagian untuk memenuhi uang jajan yang kau butuhkan.
Pergi subuh sebelum anak-anak bangun dan pulang setelah anak tertidur, keadaan ini mengharuskan orangtua menitip uang jajan pada bibi yang memasak di dapur
Atau juga tiap bulan si anak tinggal cek atm, saldo yang kemarin tinggal debit batas, sekarang sudah kembali “full”

Mungkin begitulah filososi uang jajan

Sekarang aku akan menghubungkannya dengan Yang Maha Memberi, Sang Pengasih yang menjadi sumber dari semua uang jajan-uang jajan yang kau belanjakan itu
Pernahkah kau meminta uang jajan pada ALLAH Sang Maha Pemberi?
………………………………………………………………………………………………………………………………….
Mungkin pernah sesekali, jika orangtuaku terlalu lama memberiku uang

Hmmm,, apa lagi yang pernah kau minta pada Tuhanmu?
Apakah hanya sekedar uang jajan?
Aku rasa tidak, masih banyak yang telah kau minta bukan?

Hmmm,, apa Sang Maha Pemberi sudah memberi apa yang kamu minta?
Belum semua

Belakangan aku berpikir, selama ini kita meminta, meminta dan terus meminta…
Kita ingin banyak sekali hal
Mulai dari keinginan kecil sampai keinginan besar
Setiap hari kita selalu meminta,,.
Meminta dan berdoa kepada ALLAH SWT

Meminta kepada allah, berbeda dengan meminta kepada orangtua
Saat kau meminta pada orangtua, orangtuamu ada di depanmu, dekat denganmu, atau orangtuamu ada di seberang sana, kau dan orangtuamu dihubungkan dengan saluramn telepon
Naaah, kalo Tuhan, dimana Tuhan itu berada
Siapa saja yang meminta padaNya
Orangtuamu hanyalah milikmu, maksudku hanya kau sebagai anak saja yang meminta kepada mereka
Kalo ALLAH? Subhanallah, begitu bahkan terlalu banyak makhluk yang meminta padaNya,
Apa kau butuh antrian untuk meminta?
Bukan tidak mungkin

Namun, meminta pada Allah ada juga persamaannya dengan kepada orangtua
“butuh usaha”

Kalau kau hanya diam menunggu, hanya ingin di pikiran namun tak terucap lewat kata dan doa, sepertinya akan sulit untuk mendapat apa yang diharap

Untuk meminta pada orangtua saja, kau butuh pengorbanan bukan?
Lalu, apakah Allah telah beri semua yang kau inginkan? (aku lupa apakah sudah menanyakan hal ini sebelumnya)
“belum semua” (oiya aku ingat, jawabannya “belum semua”)

Jikalau harap belum sesuai kehendak, tentu masih ada yang salah…
Mari introspeksi dan perbaiki diri

Allah Maha Tahu yang Kau pinta
Bahkan lebih dari yang kau tahu mengenai apa yang kau butuhkan

Menurutku, yang salah adalah…
Kau belum menyampaikan dengan benar apa yang kau mau itu
Atau bahkan kau tidak menyampaikannya pada Rabbmu tentang maumu dalam sujud panjangmu
Meki Rabbmu sangat tahu tentang maumu itu walau kau tak ungkap sesuatupun,
Yang Rabbmu butuhkan adalah pintamu dalam “doa-doa” ikhlasmu J

Kau hanya ingin, hanya berharap tapi kau tak ungkap
Benarkah?
Mari bertanya pada diri sendiri

Yang lemah,
9:22 AM 21072011

Kamis, 12 Mei 2011

the philosophy of “latar belakang”


Sering kali saat memulai menulis suatu makalah, harus dan sepertinya mesti ditulis latar belakang terlebih dahulu. Belakangan terlalu sering ku pikirkan, ternyata latar belakang sangat membantuku untuk menjadi insan yang lebih baik (setidaknya itu menurutku yaaa),,

Saat setiap hari menghadapi orang-orang dengan karakteristik yang berbeda-beda, kadang nyambung, kadang senang, kadang kecewa, kadang heran, atau kadang nyebelin. Hmmmm,,,

Namun beberapa kali sempat ku renungkan, terutama beberapa hari terakhir (mungkin karna lebih banyak interaksi yaa belakangan, atau mungkin juga karna aku dalam tahap pencarian jati diri sekaligus resolusi diri,, huhuuu apaan siii).
Okee, latar belakang sangat membantuku dalam memahami seseorang, di saat llawan bicara berkata begini, disaat komunikan berbahasa tubuh begitu, kembali ku ingat dua kata “latar belakang”. Dan setelah itu aku kembali tersadar.

Manfaat lain dari latar belakang,yang merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya, dengan mengetahui dan memahami apa itu latar belakang, saya rasa anda akan nyaman hidup di dunia ini, karna tak kan ada sakit hati, tak ka nada iri, dan tak kan ada dendam terselip di hati. Itu baru manfaat kalo kamu tahu dan ingat dengan dua buah kata “latar belakang”. Hanya dengan mengingat latar belakang, kamu akan kembali tersadar.

Buktinya? Saat seseorang bicara agak keras ke kamu dan itu ga biasanya kamu digituin, secara tidak sadar mungkin yaa, syaraf sensorik kamu akanmenghantarkan impuls dan mengirimnya ke otak. Otak kamu akanb mengolah dan kembali member respon dengan berbagai tanggapan. Minimal
kesal dalam hati. Mungkin tidak sampai marah, membalas dengan kata yang juga ga enak, atau malah ekspresi lain yang lebih parah. Tapii eiiits tunggu dulu, kamu kelupaan sesuatu yaitu dua kata “latar belakang”.. kamu ni,, lahir dari keluarga baik2, orang tua terdidik, lingkungan aman, dll fasilitas yang membentuk kepribadian kamu jadi baik, sedangkan si dia? Ooohh, belum tentu, ada beberapa diagnosis, mungkin aja si dia tinggal di daerah tepi pantai, yang pada umumnya berkata2 dengan nada keras, atau mungkin si dia ada keturunan batak, atau emaang pita suaranya bagus, jadi bisa mengeluarkan suara yang juga hight.  Why not? Semua itu sangat mungkin terjadi. Banyak lagi dalam kehidupan sehari-hari yang bisa kita jadiin contoh, atau bahkan dalam satu hari ada banayak contoh nyata kejadian yang bisa kita temukan. So, the key is : you must know ‘the philosophy of “latar belakang”’,,. Bisa didapatkan di took terdekat atau menghubungi agen kami. Hohoooo

Semoga bermanfaat ^^

Padang, 12 Mei 2011
9:24

perjuangan


Jarang hujan turun tanpa didahului mendung, tak mungkin seorang marah tanpa ada pemicu, baik lahir maupun batin, tak mungkin tanpa sebab saat ini anda sangat giat untuk bekerja di kantor, mustahil tanpa alasan seorang anak tiap pagi berangkat ke sekolah, terlapas dari apapun sebabnya, entah itu terpaksa ataukah atas kemauan sendiri. Ntah karna di suruh orang tua unuk bersekolah, ntah karna ingin bertemu teman2, ntah karena bosan ditinggal dirumah, atau karena entah entah yang lain.

Begitupun saat kau ingin, sangaaat ingin, bahkan sangaaat ingin sekali untuk merasakan saat istirahat, rehat dari rutinitas dan aktifitas. Yang bikin kerut kepala bertambah lapisnya. Saat kau berangan sedang berada di surge dengan segala kenikmatannya. Kesenangan dan kenikmatan tak datang begitu saja, butuh sebab musabab seperti ilustrasi pada paragraph pertama. Pengorbanan, perjuangan dan kerja keras. Godaan akan siap menghadang di saat berencana untuk melangkahkan kaki dan mengayunkan tangan.

Berat memang godaan yang harus dikalahkan. Kenapa tidak, godaan datang untuk menawarkan kesenangan, kenikmatan dan kesantaian. Tapi ingat,, kesenangan dan kenikmatan yang ditawarkan bersifat SEMU. Kau harus kalahkan si godaan itu. Sekali lagi, berat memang.

Berat memang, kau harus berjuang!!!

Lihatlah induk kebahagiaan telah menanti di depan, namun belum bisa terlihat oleh penglihatanmu jika kamu tak segera. Tak segera berpikir dan tak segera ambil tindakan.

Rela kalah? Hhhmmm,,, saya rasa tak seorang pun yang ikhlas disebut sebagai orang yang “kalah”, tepat!
Lantas?
Masih bertanya???
Segera hancurkan dan hadang godaan yang mendatangimu, mereka tak ada maksud bersilaturrahim sedikit pun, mereka hanya gulma dan hama yang pasti akan mengacaukanmu. Ntah itu mengacaukan tanahmu, lahanmu, pohon atau tanamanmu atau malah mengacaukan buahmu yang seharusnya siap untuk dipetik?

Sekali lagi (mudah-mudahan ini yang terakhir) berat memang.

Tapiii, bersiaplah merasakan sensasi setelah kau berhasil menaklukkan godaan yang singgah padamu.  Segala penatmu akan lenyap, segala sakitmu akan sembuh,, dan aku tak bisa menggambarkan lagi,,

Sekali lagi (dan ini memang yang terakhir) berat memang, namun apa yang kau dapat setelah berhasil menjadi pemenang terhadap godaanmu???

Silahkan rasakan sendiri ^^

Selamat berjuang dan semoga menjadi pemenang
Harus menjadi pemenang!!!

Padang, 11 Mei 2011
10;36
Pipit <3